SHOLAT
DHUHA
Sholat
merupakan suatu amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Oleh
karena itu Alhamdulillah pada kesempatan Ane akan sedikit mengulas mengenai
sholat dhuha. Mulai dari waktu pelaksanaan,jumlah rakaat, tata cara,niat sholat
dhuha, doa sesuadah sholat dhuha.
Banyak
Muslim yang meyakini bahwa salah satu keajaiban shalat Dhuha adalah
memperlancar rezeki. Mengapa demikian? Mari kita perhatikan salah satu
terjemahan hadits mengenai shalat Dhuha yang mengaitkan dengan rezeki berikut
ini:
Hadits
shalat dhuha yang diriwayatkan oleh Muslim, Abu Daud dan Ahmad dari Abu Dzar
bahwa Rasulullah saw bersabda,
"Setiap pagi, (1) setiap ruas anggota badan kalian wajib
dikeluarkan shadaqahnya. (2) Setiap tasbih adalah shadaqah,(3) setiap tahmid
adalah shadaqah,(4) setiap tahlil adalah shadaqah, (5) setiap takbir adalah
shadaqah, (6) menyuruh kepada kebaikan adalah shadaqah, (7) dan melarang
berbuat munkar adalah shadaqah. Semua itu dapat diganti dengan shalat dhuha dua
rakaat.” (HR. Muslim)
Niat
Sholat Dhuha
“Ushallii sunnatadh-dhuhaa rak’ataini
lillaahi ta’aalaa.”
Artinya:
” Aku niat shalat sunat dhuha dua rakaat, karena Allah.”
Tata
Cara Sholat Dhuha
1. Setelah membaca niat sholat dhuha didalam
hati seperti yang telah tertulis diatas kemudian membaca takbir,
2. Membaca doa Iftitah
3. Membaca surat al Fatihah
4. Membaca satu surat didalam Alquran.
Afdholnya rakaat pertama membaca surat Asy-Syam
dan rakaat kedua surat Al Lail
5. Ruku’ dan membaca tasbih tiga kali
6. I’tidal dan membaca bacaannya
7. Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali
8. Duduk diantara dua sujud dan membaca
bacaanya
9. Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali
10. Setelah rakaat pertama selesai, lakukan
rakaat kedua sebagaimana cara diatas, kemudian Tasyahhud akhir setelah selesai
maka membaca salam dua kali. Rakaat-rakaat selanjutnya dilakukan sama seperti
contoh diatas.
Waktu
duha adalah waktu ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak
terbitnya (kira-kira pukul tujuh pagi) hingga waktu zuhur.
Akan tetapi ada pendapat lain juga yang menyebutkan
waktu sholat duha yang baik adalah mulai pukul 09.00 - 11.00.
Ada
juga waktu-waktu haram yang mengapit shalat Dhuha :
Sesudah
Shalat Subuh hingga matahari bersinar
Ketika
hampir masuk waktu Zuhur hingga tergelincir matahari
Jumlah
Rakaat Shalat Dhuha
Jumlah
minimal rakaat Shalat Dhuha adalah dua rakaat, sebagaimana hadits Abu Hurairah
di depan. Bisa juga mengerjakan empat rakaat, enam rakaat, delapan rakaat, atau
duabelas rakaat, atau tanpa batasan, karena semuanya memiliki pijakan dari
sunnah Rasulullah . (Shalatul Mukmin: 1/449, Syarh Riyadhus Shalihin,
Al-Utsaimin:
Dalil
Shalat Dhuha empat rakaat hingga tanpa batasan
adalah hadits Aisyah s,
عَنْ عَائِشَةَ
رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
يُصَلِّي الضُّحَى أَرْبَعًا، وَيَزِيدُ مَا شَاءَ اللَّهُ
Dari
Aisyah s beliau berkata, “Rasulullah n shalat Dhuha empat rakaat dan
menambahnya sesuai dengan kehendak Allah.” (HR. Muslim)
Bacaan Doa sesudah Shalat Dhuha
اَللهُمَّ اِنَّ
الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ
قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ
رِزْقَى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ
كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا
فَقَرِّبْهُ عِبَادَبِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ
آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ كَ الصَّالِحِيْنَ
Artinya
: “Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah
keagunan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu,
penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit
maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar
mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan
kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang
Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.
Keutamaan
shalat dhuha, orang yang melakukan dua rakaat tercatat sebagai orang yang tidak
lalai, orang yang melakukan empat rakaat sebagai ahli ibadah dan gemar
melakukan hal-hal kebaikan, orang yang melakukan enam rakaat akan terjaga dari
perbuatan dosa sepanjang hari itu, orang yang melakukan delapan rakaat tercatat
sebagai orang-orang taat dan sukses, orang yang melakukan dua belas rakaat akan
dibuatkan rumah indah didalam surga.
Sekian
pembahasan singkat dari ane, mungkin banyak kurangnya. Apabila ane ada salah
ngomong mohon maaf. Anda penasaran??? Nantikan ulasan ane selanjut nya .
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar